.

Kenapa Jomblo ?

Sebagai manusia kita sudah ditakdirkan untuk hidup berpasangan, maka itu pacaran adalah suatu momen untuk belajar mengenal lawan jenis.. Namanya sudah lawan berarti semua karakter , sikap adalah berlawanan dengan sikap dan karakter kita. Namun pacaran ini adalah sebuah keharusan untuk belajar bersosialisasi dengan sesama. Andai saja kita hanya bergaul dengan sesama jenis , tidak ada banyak perbedaannya. Namun hal itu tidak akan membentuk kita menjadi lebih baik, karena kita hanya mampu memahami sesama jenis. Bagi kaum pria , kekerasan dan kejantanan adalah nomor 1 . Dan biasanya kaum Adam ini lebih suka berkumpul dan membentuk geng , ketimbang pacaran. Hal ini membuat dirinya semakin brutal, karena di dalam hatinya tetap tersimpan kesunyian yang membutuhkan kelembutan dari seorang wanita. Begitu pula dengan kaum wanita yang sangat lemah dan halus, mereka pun membentuk geng shopping atau sekedar untuk nonton film korea. Kaum hawa ini akan terus menghabiskan semua uangnya dengan shopping dan nonton serta makan di restoran untuk dapat memuaskan rasa hausnya. Wanita haus sentuhan kasar para pria , yang dapat melindunginya.

Namun di zaman globalisasi seperti sekarang ini , saya rasa masih lebih baik zaman siti nurbaya. Sebab zaman ini sangat banyak para jomblo yang sampai umur 40 belum menikah. Apakah mereka jelek ? Tapi banyak para wanita cantik yang menjadi jelek karena dimakan usia . Banyak pria tampan yang jelek , karena tidak ada yang memperhatikan dan mengarahkan penampilannya yang berantakan. Kedua kaum ini terpisah seperti sulih untuk bersatu, padahal mereka sama - sama ingin berkenalan dan saling dekat. Tapi tak ada penghubung atau perantara yang membuat mereka dapat dekat dan bercakap - cakap.

Rasa malu dan sungkan telah menjadi tembok penghalang .Walau lirikan mata dan senyum sudah tersinggung di antara keduanya . Tapi tak pernah ada keberanian untuk mengulurkan tangan sekedar berkenalan. Kaum pria yang jantan dan berani , ternyata takut bila bertemu dengan seorang wanita. Dan kaum wanita yang lembut tak memiliki keberanian untuk mengatakan cinta. Dua insan yang berbeda ini hanya mampu memendam rasa. Menghayalkan cinta dalam pikiran. Yang membuai asmara dalam mimpi tidur. Jadi bukan perasaan tidak mau bertemu dan menaruh cinta , tapi rasa malu dan sungkan menghalangi .

Pikiran seperti ini lah yang membuat kenapa banyak jomblo di zaman ini. Bagi saya lebih baik zaman siti nurbaya , karena ada orang tua yang menjadi perantara untuk memecahkan tembok penghalang itu. Tapi bagi para playboy dan playgirl yang sudah ganti pacar , zaman inilah zaman paling enak. Jadi untuk para jomblo buanglah rasa malu dan sungkan dari Anda , karena di sana dia juga menunggu dan mengharapkan Anda. Cobalah berkenalan secara santun , bukan dengan cara jalanan yang kasar yang membuat wanita takut. Tapi ngobrol seperti Anda ngobrol dengan teman Anda. Sehingga wanita merasa nyaman dekat Anda. Untuk para wanita , janganlah terlalu berdiam diri saja. Sambutlah sapaan dengan hati terbuka. Toh kata - kata yang kacau dan tidak jelas dari lawan Anda , karena dia grogi melihat Anda dan sangat suka pada Anda. Berilah kesempatan lawan jenis Anda berbicara dan mengenal diri Anda. Maka tak lama semua kekakuaan dan grogi tersebut akan berubah menjadi tawa dan canda cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar