.

Manajemen Keuangan


Banyak orang selalu mengeluh masalah keuangan , katanya gaji kurang. Harga bahan terus naik, kebutuhan meningkat. Demo pun merajalela menuntut harga – harga turun. Demo minta naik gaji pun tak sedikit . Di daerah Cikarang dan sekitarnya pernah terjadi demo buruh menuntut kenaikan upah. Lalu berapa sebenarnya uang yang kita butuhkan ? Untuk itu kita harus memanajemen keuangan, karena berapapun gaji dan uang yang kita miliki pasti kurang. Ada yang bilang uang seperti air, maka tidak bisa dibendung. Untuk itu cara tepat untuk mengaturnya adalah manajemen keuangan yang benar. Tanpa manajemen keuangan yang baik, maka timbul segala pertengkaran dalam rumah tangga.

Bagaimana cara manajemen keuangan untuk keluarga atau pribadi ?

Porsi pengaturan uang baik untuk rumah tangga atau pun yang masih single adalah: 
  1. 50 % Biaya hidup. Yang termasuk biaya hidup adalah makan ,minum , tagihan air , tagihan listrik, kebutuhan sabun untuk mandi , cuci dan pel .
  2. 10%  tabungan. Kebutuhan untuk memikirkan masa depan harus mulai dari sekarang. Menabung adalah sebuah kebutuhan yang harus. Banyak masyarakat kita yang tidak perduli dengan kebutuhan menabung. Akibatnya begitu tua  jatuh miskin, karena gaji pensiunnya hanya sedikit.
  3.   10 % asuransi. Asuransi dan tabungan adalah 2 hal yang berbeda. Tabungan sifatnya untuk tak dikutik – kutik. Tapi asuransi sifatnya untuk dana cover yang suatu saat pasti keluar. Misalnya untuk pendidikan anak, kesehatan. Jadi ketika anak sebelum sekolah kita sudah mempersiapkan dana untuk pendidikan anak. Tapi dana ini tidak mengambil dari tabungan, karena tabungan untuk masa depan kita. Begitu pula untuk kesehatan , maka sudah ada yang mengcover untuk biaya sewaktu sakit. Sehingga tabungan kita tetap aman tersimpan dalam bank.
  4. 30% utang. Tak ada orang yang tenang hidup dengan utang. Untuk itu kita harus mengalokasikan uang untuk mencicil utang. Begitu pula ketika mau berhutang, maka maksimal tagihan utang hanya 30 % dari pendapatan kita. Bila tidak punya utang sebaiknya porsi ini untuk investasi berupa beli tanah atau rumah.

Berikut ini contoh pendapatan gaji 2 juta per bulan, maka alokasi keuangan adalah :

  •  Biaya hidup ( makan, minum, sabun, tagihan listrik dan tagihan air )  = Rp. 1.000.000,-
  • Tabungan                                                                                       = Rp. 200.000,-
  • Asuransi                                                                                         = Rp. 200.000,-
  •  Cicilan utang( bila tidak ada untuk investasi )                                   = Rp. 600.000,-

Nah sekarang pasti anda pusing bagaimana mungkin hidup dengan uang 1 juta selama sebulan. Tapi kalau Anda tidak terapkan , maka siap – siaplah menghadapi masalah keuangan yang tiada habisnya. Dan bila Anda terapkan maka lambat laun pasti Anda menjadi kaya kelak. Sekarang pilih mana? Bersusah
 dahulu , bersenang – senang kemudian . Atau bersenang – senang sekarang , tapi mati kemudian. Hidup adalah pilihan Anda, selamat memilih manajemen keuangan mana yang mau Anda pakai.

1 komentar:

  1. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    BalasHapus