.

Cermati Dahulu Sebelum Melamar Kerja

lamaran pekerjaan
Sumber informasi lowongan kerja bermacam - macam. Bisa dari saudara, teman atau dari berbagai bentuk media informasi seperti internet, email, televisi, dan media cetak.Khusus iklan lowongan kerja di media cetak, ada beragam bahasa, tampilan, dan tingkat kedetailan informasi yang dipublikasikan. Yang menggunakan bahasa Inggris ada, yang berbahasa Indonesia pun sangat banyak. Tampilannya ada yang menarik, tak sedikit pula yang biasa - biasa saja. Namun, yang lebih penting dari semua itu adalah kedetailan informasi yang disampaikan. Dengan informasi yang rinci itu, orang yang melamar pun tahu apakah lowongan itu cocok atau tidak.

Ketika Anda membaca iklan lowongan pekerjaan dan ingin mencoba menulis surat lamaran, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu apakah persyaratan dan kriteria yang dicantumkan dapat dipenuhi. Sekedar mengingatkan, berdasarkan pengalaman, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika hendak menulis surat lamaran, antara lain;
  • Posisi yang dibutuhkan. Dengan mengetahui posisi atau bidang pekerjaan, bisa diketahui sesuai tidaknya posisi itu dengan kemampuan Anda. Sebaiknya, prioritaskan lowongan pekerjaan yang jelas posisi atau bidang pekerjaannya.
  • Persyaratan. Persyaratan yang dikemukakan termasuk hal utama yang mesti dipertimbangkan. Sebaiknya, pilih lowongan  pekerjaan yang persyaratannya bisa dipenuhi. Ini agar Anda mendapat peluang lolos dalam proses seleksi.
  • Bahasa. Bahasa yang digunakan pun terkadang bisa menunjukkan suatu persyaratan yang tersirat atau tak tertulis dalam iklan. Bila lowongan pekerjaan menggunakan bahasa Inggris, misalnya, calon pelamar sebaiknya menguasai bahasa Inggris baik secara pasif atau aktif.
  • Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Apabila posisi yang diinginkan dalam iklan sesuai dengan kemampuan Anda, sebaiknya tengok juga berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan guna memperkirakan peluang lolos. Kemungkinan lolos semakin besar bila jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk posisi tertentu semakin banyak.
  • Nama perusahaan. Dalam iklan lowongan kerja ada perusahaan pencari tenaga kerja yang mencantumkan nama perusahaan, ada pula yang tidak. Kejelasan nama perusahaan paling tidak menjadi salah satu pertimbangan untuk menulis dan mengirimkan surat lamaran.
  • Masa penerimaan lamaran. Sebaiknya, serahkan atau kirimkan surat lamaran  sesuai batas waktu yang diberikan. Apabila dalam iklan tidak tercantum batas akhir penyerahan atau pengiriman surat lamaran, sebaiknya surat lamaran diserahkan hari itu juga.
  • Alamat lamaran. Dengan mengetahui alamat perusahaan pemasang iklan, Anda akan lebih mudah menghubunginya untuk meminta informasi. Namun, pada kenyataannya ada perusahaan yang tidak mencatumkan alamatnya. Sebagai pengganti, dalam iklan akan dicantumkan PO Box, nomor faksimili, atau alamat email untuk mengirim lamaran.
  • Cara pengiriman lamaran. Apabila dalam iklan tidak dicantumkan cara pengiriman surat lamaran, tetapi alamat perusahaan pencari tenaga kerja dicantumkan dengan jelas, sebaiknya serahkan sendiri lamaran Anda. Keuntungan cara ini, Anda bisa melihat secara langsung keadaan, bonafiditas, dan prospektivitas perusahaan. Namun bila alamat tidak dicantumkan, apa boleh buat, Anda cuma bisa mengirim lamaran via kotak pos, faksimili atau email.
Mudah - mudahan dengan mencermati isi iklan lowongan pekerjaan, kekecewaan akibat salah kirim surat lamaran tidak terjadi. Syukur bila dari iklan di media cetak, Anda diterima sebagai karyawan baru di sebuah perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar