.

Jangan Keliru Mendidik Anak


mendidik anak
Setiap orang tua menginginkan anaknya sukses di kemudian hari. Tetapi, kenyataannya tidak semua orang tua berhasil mewujudkannya. Jika ini terjadi, jangan buru – buru  menyalahkan anak, soalnya sering justru orang tua keliru dalam mendidik anak. Beberapa di antaranya:

  • Terlalu sering menggunakan kata “ harus”. Kebiasaan orang tua mengharuskan anak melakukan berbagai hal lantaran mereka merasa lebih pantas dan patut member nasihat, sementara anak tinggal mengikuti saja. Jika hal ini terjadi, anak bakal menjadi bingung. Akibatnya, anak akan mendapat kesulitan jika harus membuat keputusan sendiri.

  • Terlalu tinggi berharap. Banyak orang tua mengharapkan anaknya menjadi bintang kelas, olahragawan, calon pemimpin, dll. Padahal, anak belum tentu mempunyai kemampuan sesuai dengan harapan itu.

  • Terlalu sering menghukum, jarang memuji. Hukuman biasanya dijatuhkan bila anak tidak menuruti kemauan orang tua. Makin banyak keinginan dan kemauan orang tua dilanggar, makin keras hukuman yang diberikan. Ironisnya, tidak jarang orang tua menganggap hukuman adalah satu – satunya alat dalam mendidik anak. Umumnya, orang tua yang termasuk dalam kelompok ini menabukan pemberian pujian karena menurut mereka pujian akan membuat anak besar kepala dan manja.

  • Terlalu sering membandingkan. Orang tua sering membandingkan anaknya dengan anak orang lain. Maksud mereka supaya anak terpacu, tetapi hasilnya malah sebaliknya. Anak merasa disudutkan. Karena itu, pandanglah anak sebagai individu yang unik, biarlah anak tumbuh dengan irama masing – masing.

  • Terlalu melindungi. Jika anak tidak naik kelas, tak jarang orang tua berusaha mendekati guru dengan cara bermacam – macam dengan tujuan agar anaknya dinaikkan. Bila hal ini terus dilakukan, anak akan menjadi tergantung selamanya.

(Dra. Rizki Takriyanti Rozali)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar