.

Kiat Mendapat Sahabat


sahabat
Anda ingin bersahabat ? Berikut ini delapan kiat untuk mendapatkan teman yang baik dan setia :
1. Berusaha selalu ramah. Perlu melatih diri dengan tindakan berikut ini ;
  • Perkenalkan diri kepada orang baru di kantor, toko makanan, tetangga, atau di kelas. 
  • Ketika antre di toko makanan atau bank, mulailah membuka pembicaraan dengan orang  di dekat Anda. 
  • Menyusun acara pesta makan malam kecil – kecilan, tiga sampai lima orang, dan mengundang paling tidak seorang yang belum Anda kenal dengan baik. 
  • Pada saat berada di pantai, kolam renang, tempat parkir ataupun fasilitas umum lain, hampiri dan bercakap – cakap dengan dua atau tiga orang asing. 
  • Ketika anda punya masalah, temui beberapa orang di kantor atau tetangga anda, terutama yang tidak dekat dengan Anda dan mintalah nasihatnya.
  • Undanglah beberapa orang yang ingin Anda kenal lebih dekat untuk makan siang atau makan malam bersama. 
2. Damping teman Anda di kala sedih maupun senang. Kesetiaaan merupakan unsure penting persahabatan.  
    Bertindak sebagai penyangga ( meredam pengalaman – pengalaman pahit ) dan sebagai penyokong (  
    memperbesar kegembiraan).
3. Biasakan berbaik hati dalam keseharian. Bagaikan matahari yang mencairkan es berbaik hati sepanjang 
    hari mampu melenyapkan penghalang dan rintangan antar sesama.

4.  Tunjukkan perhatian yang tulus pada orang lain. “ Dalam dua bulan Anda dapat menjalin banyak teman
    dengan lebih memperhatikan orang lain daripada dalam dua tahun Anda mendapatkan orang yang
     memperhatikan Anda,” tulis pengarang Dale Carnegie.
5. Usahakan keterbukaan. Berusahalah untuk saling  tahu kapan merasa bahagia, sakit, kecewa, tertekan,
     atau gembira.
6. Sering – seringlah memuji. “Pujian bagaikan cahaya matahari yang menghangatkan jiwa manusia. Kita
   tidak dapat berbunga dan bertumbuh tanpanya. Sementara kita umumnya hanya siap memberi kecaman
    kepada orang lain, tapi enggan memberikan pujian yang menghangatkan,” kata psikologis Jess Lair.
7.  Minta maaf jika bersalah.
8.  Memberi maaf saat disakiti. Dalam buku Days of Healing, Days of Joys, Earnie Larsen dan Carol Larsen
      Hegarty berbagi wawasan tentang memaafkan, “ Menolak untuk memaafkan disebut dendam.
      Menyimpan dendam ibarat menyembunyikan ‘pencuri’ dalam hati. Lama – kelamaan dendam akan
      mencuri kegembiraan kita. Ia menggerogoti tenaga kita dalam menyelenggarakan kehidupan. Kita
      menjadi korban diri sendiri jika kita tidak mau memaafkan.”

Persahabatan itu ibarat tanaman di kebun, tidak pernah mati begitu saja tanpa sebab. Makanya, persahabatan yang sehat, bersemangat dan menyegarkan perlu dijaga dan dipelihara dengan hati – hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar