.

Belai dan Peluklah Pria Anda !

Belai dan Peluklah Pria Anda !
Hanya perlu hal sederhana oleh para istri agar pasangan prianya bahagia: memeluk dan membelai. Demikian hasil riset internasional terbaru yang dimuat jurnal Aechives of Sexual Behaviour. Riset tersebut melibatkan 1000 pasangan di Amerika Serikat, Brasil, Jerman, Jepang dan Spanyol. Peserta dalam studi tersebut adalah pria usia 40 - 70 tahun beserta pasangannya dan telah menikah minimal selama setahun. Dari tiap - tiap negara diambil 200 pasangan.

Berdasarkan riset tersebut, ditemukan bahwa pada pria, kebahagian terjadi jika pria tersebut berada dalam kesehatan yang baik. Para pria tersebut mengaku penting untuk mengetahui bahwa pasangannya mengalami orgasme ketika berhubungan intim. Menariknya, sering membelai atau memeluk juga menjadi penanda utama kebahagian dalam relasi suami - istri. Namun, hal ini hanya berlaku untuk laki - laki dan tidak bagi perempuan. Pasangan yang telah lama hidup bersama dalam rumah tangga, baik pria maupun wanita, melaporkan lebih bahagia dibandingkan dengan pasangan yang kalah lama menjalin hubungan.

Studi yang digagas Kinsey Institute di Indiana University juga menemukan fakta lain. Menurut Julia Heiman, salah seorang peneliti, meskipun angka perceraian cukup tinggi di Amerika Serikat, namun pasangan yang berusaha mempertahankan pernikahan jumlahnya lumayan besar, yakni sekitar 50%. Meskipun angka tersebut masih kalah dibandingkan pasangan di Spanyol yang jumlahnya mencapai 90%. Heiman yang juga direktur Kinsey Institute untuk penelitian seks, gender, dan reproduksi, menambahkan , riset tersebut penting karena penelitian lain terungkap fakta bahwa hubungan yang bahagia dalam jangka panjang mempunyai dampak terhadap kesehatan.

Penelitian pasanga heteroseksual tersebut, tambah Heiman, memberikan data dasar untuk penelitian berikutnya, tentang relasi seks dan gender, misalnya bagaimana pasangan berjenis kelamin sama menunjukkan persamaan dan perbedaan dalam hubungan dan kepuasaan seksual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar