.

Manfaat Aktivitas Fisik dan Bermain Anak

Manfaat Aktivitas Fisik dan Bermain Anak
Sesuai dengan namanya, Play and Physical Quotient (PQ) berhubungan erat dengan kemampuan anak dalam bermain dengan melibatkan aktivitas fisik, yang sejatinya memberikan pengaruh bagi perkembangan anak di masa yang akan datang, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Berikut adalah perbincangan dengan dra. Mayke S tedjasaputra, M.Si, psikolog anak dan play therapist:

  1. Ketrampilan motorik pada periode usia prasekolah dan sekolah. Pada periode ini, ketrampilan motorik serta pertumbuhan tubuh memberi sumbangan yang besar terhadap pembentukan harga diri dan citra anak. Mengapa demikian ? Karena memiliki ketrampilan fisik dan dan bertubuh sehat, anak akan merasa dirinya kompeten untuk melakukan berbagai aktivitas bersama teman - temannya. Mungkin Anda mempunyai pengalaman khusus dengan putra - putri Anda yang merasa dikucilkan karena tidak mampu mengikuti permainan yang dilakukan oleh teman - temannya ? Dan pada akhirnya  putra - putri Anda mulai mogok sekolah, kehilangan nafsu makan, dan mempunyai keluhan fisik ? Kami yakin Anda tidak ingin hal ini terjadi pada putra - putri Anda.
  2. Mengembangkan kemampuan perseptual anak. Kemampuan perseptual berkaitan dengan ketajaman seseorang dalam melakukan pengamatan visual, kedalaman (bisa memperkirakan jarak antara diri dan objek lain), membedakan suatu obyek dari obyek lain yang ada di sekitarnya (figure suatu background ) dan koordinasi antara mata dengan gerakan tubuh ( visual - motor coordination). Apa kepentingannya ? Membuat seseorang lebih tanggap dan peka (juga alert) terhadap berbagai hal yang berlangsung disekitarnya sehingga lebih mudah untuk menghindari bahaya yang ada atau lebih trampil (lincah, gesit) saat dia melakukan aktivitas fisik.
  3. Menunjang proses belajar (higher learning ) Pengalaman melakukan aktivitas gerak (motor) dibutuhkan oleh anak untuk menunjang proses belajar (higher learning ) yang lebih baik. Misalnya, untuk membedakan huruf satu dengan yang lain, huruf kecil dan huruf besar, membutuhkan kemampuan figure ground. Kemampuan keruangan (spatial) juga bisa ikut terasah. Aktivitas motor membantu integrasi dari pusat - pusat syaraf di otak yang bertanggung jawab terhadap berbagai fungsi penginderaan dan tanggung jawab terhadap berbagai fungsi pengindraan dan gerak, sehingga proses belajar diharapkan akan lebih baik.
  4. Kemampuan untuk menyelesaikan masalah (problem solving). Saat melakukan aktivitas terutama di luar ruangan, anak - anak akan menemukan banyak hal baru yang akan menantanga mereka untuk berpikir dan belajar bagaimana menghadapi hal baru tersebut. Ini tentu sangat berbeda dengan permainan di komputer di mana tantangan di setiap tingkatan permainan sudah diatur oleh pembuatnya.
  5. Kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Permainan yang melibatkan aktivitas fisik di luar ruang akan meningkatkan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar. Anak dapat mengenal lebih banyak jenis tanaman, jenis binatang , bahkan gejala alam lainnya. Selain itu, tubuh secara tidak langsung membentuk kekebalan sehingga tidak mudah mengalami alergi.

1 komentar: